Glosarium · Ekosistem

Apa Itu Media Buying? Definisi, Proses, dan Modelnya

Media buying adalah pembelian penempatan iklan atau traffic: menentukan di mana iklan tayang, untuk audiens mana, dengan harga berapa, dan berapa lama, lalu mengoptimalkan pembelian terhadap tujuan seperti biaya per akuisisi atau return on ad spend. Pembelian dilakukan langsung ke publisher, lewat ad network, atau secara programmatic lewat DSP dan exchange.

Definisi

Di dunia agensi, media planning menentukan bauran media dan media buying menjalankannya: menegosiasikan harga, memasang pesanan, memastikan penayangan. Dalam performance marketing keduanya menyatu dalam satu orang, yaitu media buyer, yang memilih sumber traffic, menetapkan bid, membangun landing page, dan membaca data konversi setiap hari. Istilah "affiliate media buyer" berarti orang yang membeli traffic dari ad network dan mengirimnya ke offer yang dibayar per konversi, lalu mengambil selisihnya.

Proses media buying

  1. Tentukan tujuan: target biaya per akuisisi, return on ad spend, atau volume dengan batas biaya.
  2. Pilih channel dan format: pop untuk volume traffic dingin, push atau native untuk klik yang sudah dihangatkan, video atau banner untuk kehadiran brand.
  3. Siapkan tracking: tracker atau postback network, dengan click ID diteruskan ke landing page.
  4. Luncurkan tes dengan bid minimum, targeting luas, dan anggaran harian.
  5. Baca data per source ID: potong source yang tidak konversi, naikkan bid di source yang konversi.
  6. Scale dengan whitelist, bid lebih tinggi, dan lebih banyak GEO, serta perbarui creative sebelum jenuh.

Model media buying

ModelCara inventaris dibeliPenggunaan umum
LangsungInsertion order dengan publisher, harga tetapPenempatan brand, sponsorship
Ad networkAkun self-serve, bid per GEO dan formatKampanye performance, affiliate
ProgrammaticDSP melakukan bid di exchange per impresiScale di banyak publisher
ManagedNetwork atau agensi menjalankan akun sesuai targetAdvertiser tanpa buyer internal

Apa yang sebenarnya dikerjakan media buyer

Sebagian besar hari dihabiskan untuk laporan: GEO, perangkat, source, dan creative mana yang menghasilkan konversi dengan biaya berapa, dan apa yang perlu diubah. Sisanya untuk membangun landing page dan creative, menegosiasikan payout dengan pemilik offer, dan menjaga tracker serta postback tetap berfungsi. Buyer yang baik memperlakukan setiap source ID sebagai kampanye kecil tersendiri, karena di level itulah traffic pop, push, dan native berbeda.

IstilahHubunganPenjelasan
Traffic sourceSatuan yang dioptimalkan buyerHalaman istilah
CPAMetrik tujuan yang umumHalaman istilah
ROASTujuan berbasis pendapatanHalaman istilah
Affiliate marketingTempat banyak buyer bekerjaHalaman istilah

FAQ

Apa bedanya media planning dan media buying?

Planning menentukan channel, pembagian anggaran, dan waktu; buying menjalankan rencana, menegosiasikan harga, dan mengoptimalkan penayangan. Dalam performance marketing biasanya satu orang mengerjakan keduanya.

Apakah saya butuh agensi untuk membeli media?

Tidak. Ad network dan DSP menyediakan akun self-serve; agensi atau akun managed membantu saat Anda tidak punya waktu untuk membaca data setiap hari.

Berapa anggaran yang dibutuhkan untuk tes media buying?

Cukup untuk menilai setiap source, bukan kampanye secara keseluruhan. Untuk pop dan push biasanya beberapa ratus klik per source sebelum mengambil keputusan.

Terapkan istilah ini

Sembilan format iklan, 195+ GEO, dan targeting per source dalam satu akun self-serve, atau kampanye managed dengan manager khusus.